Di halaman ini
Format dan durasi tes
IELTS Speaking adalah percakapan tatap muka 11–14 menit dengan penguji. Ada tiga bagian, dan penguji yang mengatur perpindahan antarbagian.
| Bagian | Durasi | Yang terjadi |
|---|---|---|
| Part 1 | 4–5 menit | Perkenalan dan pertanyaan singkat tentang topik akrab: pekerjaan, kota asal, waktu luang, makanan. |
| Part 2 | 3–4 menit | Kamu mendapat cue card. Satu menit untuk bersiap dan mencatat, lalu dua menit bicara tanpa disela. |
| Part 3 | 4–5 menit | Diskusi abstrak yang berkembang dari topik Part 2. Penguji mendorongmu menjelaskan alasan pendapatmu. |
Penguji tidak akan mengoreksimu, tidak akan bilang «well done», dan tidak akan memberi petunjuk. Sikap dingin itu disengaja — agar kondisinya sama untuk semua peserta. Itu tidak berarti kamu sedang tampil buruk.
Empat kriteria penilaian
Skormu adalah rata-rata dari empat kriteria terpisah, masing-masing dengan bobot yang sama. Grammar sempurna dengan kelancaran yang lemah tetap menghasilkan band menengah.
1. Fluency and coherence (kelancaran dan keterpaduan)
Yang diukur adalah seberapa lancar tanpa putus kamu bicara, bukan seberapa cepat. Jeda itu wajar — tapi pengisi seperti «erm» dan «how do you say», serta kalimat yang diulang dari tengah, mengurangi nilai. Kata penghubung (however, although, that's why) langsung menaikkan skor keterpaduan.
2. Lexical resource (kosakata)
Bukan soal memakai kata sulit, tapi menemukan kata yang tepat. Kemampuan menjelaskan kata yang tidak kamu tahu dengan kata lain (paraphrasing) jelas diberi nilai. Di band tinggi, sinonim dan ungkapan idiomatis diharapkan.
3. Grammatical range and accuracy (variasi dan ketepatan grammar)
Bebas kesalahan saja tidak cukup — penguji melihat variasi. Peserta yang bicara sepenuhnya dalam simple present akan sulit melewati 6 meski tanpa satu kesalahan pun. Kalimat pengandaian, anak kalimat relatif, dan tenses yang beragam menaikkan band.
4. Pronunciation (pelafalan)
Aksen bukan masalah — kamu bisa mendapat 8 dengan aksen daerah yang kuat. Yang diukur adalah seberapa mudah dipahami: tekanan kata, intonasi kalimat, dan panjang vokal. Bicara datar dan monoton adalah cara paling umum kehilangan nilai di sini.
Apa yang membedakan Band 6 dari Band 7
Sebagian besar peserta tertahan di ambang ini. Bedanya biasanya bukan kosakata, tapi cara bersikap saat bicara:
- Band 6: bisa dipahami tapi ragu-ragu; kembali dan mengulang kalimat setelah salah; jawaban pendek dan harfiah.
- Band 7: masih membuat kesalahan tapi terus bicara tanpa memutus alur; mengembangkan jawaban dengan contoh; menyampaikan pendapat dan alasannya; grammar yang beragam muncul secara alami.
Jalan menuju 7 bukan «tidak salah sama sekali» — tapi terus bicara meski ada kesalahan.
Lima kesalahan paling umum
- Jawaban hafalan. Penguji langsung mengenalinya dan menurunkan nilai. Potongan yang dilatih tidak pernah benar-benar pas dengan pertanyaan, dan intonasinya membongkarnya.
- Menyelesaikan Part 2 terlalu cepat. Berhenti setelah empat puluh detik berarti tidak memberi penguji apa pun untuk dinilai.
- Jawaban satu kata di Part 1. «Yes, I do» memang benar, tapi tidak bernilai apa-apa.
- Tidak mau mengambil sikap di Part 3. «Both sides have a point» adalah jawaban menghindar; penguji ingin mendengar pendapatmu.
- Diam saat tidak paham. Bilang «Sorry, do you mean…?» itu boleh dan tidak merugikan apa-apa. Diam justru merugikan banyak.
Cara berlatih
Speaking adalah satu-satunya bagian yang tidak membaik dengan membaca. Menghafal daftar kata membantu skor Reading, bukan Speaking — karena yang diukur adalah kemampuan bicara secara real time.
- Berlatih dengan suara keras. Kalimat yang kamu susun di kepala bukan kalimat yang keluar dari mulut.
- Pakai timer. Kalau tidak pernah berlatih Part 2 dengan dua menit sungguhan, kamu tidak bisa memperkirakan panjangnya di hari tes.
- Rekam dan dengarkan ulang. Hanya dengan begitu kamu menyadari kata pengisimu.
- Bicara tanpa melihat kartu lebih dulu. Jaga satu menit persiapan benar-benar satu menit.
Untuk materi konkret: 45 topik cue card dan bank pertanyaan Part 1.
Mau mencobanya dalam kondisi tes? Kerjakan simulasi tes IELTS Speaking gratis dengan penguji AI: Part 1-3, cue card, dan estimasi band di empat kriteria.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa lama tes IELTS Speaking?
Total 11 sampai 14 menit: sekitar 4–5 menit untuk Part 1, 3–4 menit untuk Part 2 termasuk satu menit persiapan, dan 4–5 menit untuk Part 3.
Apakah aksen memengaruhi skor IELTS Speaking?
Tidak. Pelafalan dinilai dari seberapa mudah dipahami — tekanan kata, intonasi, dan panjang vokal — bukan dari seberapa mirip kamu dengan penutur asli. Peserta dengan aksen daerah yang kuat pun sering mendapat 8 ke atas.
Bolehkah meminta penguji mengulang pertanyaan?
Boleh. Meminta penguji mengulang atau mengubah kalimat pertanyaan tidak mengurangi nilaimu. Yang mengurangi nilai justru diam karena tidak paham.
Apa bedanya Band 6 dan Band 7?
Pembicara Band 6 bisa dipahami tapi ragu-ragu dan sering mengulang kalimat dari awal setelah salah. Pembicara Band 7 tetap membuat kesalahan, tapi alurnya tidak putus, jawabannya dikembangkan dengan contoh, dan grammar-nya lebih beragam secara alami.
Haruskah menghafal jawaban untuk IELTS Speaking?
Tidak. Penguji dilatih untuk mengenali jawaban hafalan dan menurunkan nilainya. Potongan yang sudah dilatih jarang cocok dengan pertanyaan yang diajukan, dan perubahan intonasinya mudah terdengar.
Mau melatih ini dengan suara?
TalkSmart memberimu penguji AI langsung — lengkap dengan cue card, pengatur waktu, dan skor band.